Surrender

Been turning around and play some foolish games
I let the fire but I didn't keep the flame
Looking back to see they're all the same
Until the day I said your name

Once in my heart can show the price I've paid
I have seen it in many times and call it that day
May be I should have let you go I just care to make you stay

Something in your eyes makes me realize
I will have to surrender
My heart rolling faster
And it lost its last I surrender to love

Never felt anything like this before
It's like the roads I took were leading me to your door
When I can't feel anything, anymore
It's you was I looking for?

Don't know if forever can be mine
But whenever I'm with you I want to take that jag

Am I Torn Into Pieces?

Kadang aku berpikir

Apa arti gembira ku didepannya?

Apakah itu bentuk yang sebenarnya kualami?

Bahkan ketika ku sadari dia sudah jauh dari genggaman

Aku tetap tampil seapa adanya diriku

Aku tetap bisa menutup dalam-dalam rasa yang sebenarnya kualami

Hebat kah aku?

Atau bodohkah aku?

Kala aku justru membantunya dalam lain hal

Mereka bilang aku bodoh

Ada juga yang bilang aku mulia

Tapi aku hanya mencoba melakukan sesuatu yang pantas kulakukan

Dan menurutku itu cukup pantas dilakukan

Atau mungkin aku masih mengharapkannya?

Karena sampai detik ini aku juga masih tetap bisa menyentuhnya

Taukah dia kalau aku sebenarnya ingin melupakannya?

Aku hanya ingin tau rasa yang sebenarnya

Seperih apa menghadapinya

Dan aku memang merasakan kesakitan itu

Meski tidak sesakit yang kubayangkan

Tapi aku tetap bisa merasakannya…

Restu xo

finally...

back like a month ago, aku pernah nge-update blog ini dengan lirik lagu Letto-Ruang Rindu. just to remind u..

DI DAUN YANG IKUT MENGALIR LEMBUT

TERBAWA SUNGAI KE UJUNG MATA

DAN AKU MULAI TAKUT TERBAWA CINTA

MENGHIRUP RINDU YANG SESAKKAN DADA

JALANKU HAMPA DAN KUSENTUH DIA

TERASA HANGAT DIDALAM HATI

KUPEGANG ERAT DAN KUHALANGI WAKTU

TAK URUNG JUA KU LIHAT DIA PERGI

TAK PERNAH KURAGU DAN SELALU KU INGAT

KERLINGAN MATAMU DAN SENTUHAN HANGAT

KU SAAT ITU TAKUT MENCARI MAKNA

TUMBUHKAN RASA YANG SESAKKAN DADA

KAU DATANG DAN PERGI BEGITU SAJA

SEMUA KU TERIMA APA ADANYA

MATA TERPEJAM DAN HATI MENGGUMAM

DI RUANG RINDU KITA BERTEMU 

dunno why, i love this song very much from the first time i listened to it. it just represent how i am feeling at the moment. even im not really sure for who i dedicated that song to. baru malam ini akhirnya aku menemukan buat siapa lagu ini paling cocok.

for that someone, that have been fulfilled my life. tx very much...to be honest i was sad when i found out u've been taken by someone else. tapi aku lega. i was wondering..was it my fault for being such a lousy person in front of you? was it my fault for acting like i dont need u in my life, which is it wasnt true? i think it was.

if i could turn back the hands of time, i would have take u inside my heart. i feel like i have your arms around me, and its warm like fire, but when i open my eyes, u're gone...but no matter what, aku bahagia kok kalo kamu bahagia, krn mungkin kadarnya akan lebih baik kalo aku sayang ke kamu as a brother gak lebih... and i made a promise to my self, and i swear to God that im not gonna break it (u know wut the promise is..) last time i went out with u was really fun, but i think it was the very last time...

dodi xo

RUANG RINDU

(dedicated to orang2 yang pernah datang dan pergi serta mengisi hidup gwa...)

DI DAUN YANG IKUT MENGALIR LEMBUT

TERBAWA SUNGAI KE UJUNG MATA

DAN AKU MULAI TAKUT TERBAWA CINTA

MENGHIRUP RINDU YANG SESAKKAN DADA

JALANKU HAMPA DAN KUSENTUH DIA

TERASA HANGAT DIDALAM HATI

KUPEGANG ERAT DAN KUHALANGI WAKTU

TAK URUNG JUA KU LIHAT DIA PERGI

TAK PERNAH KURAGU DAN SELALU KU INGAT

KERLINGAN MATAMU DAN SENTUHAN HANGAT

KU SAAT ITU TAKUT MENCARI MAKNA

TUMBUHKAN RASA YANG SESAKKAN DADA

KAU DATANG DAN PERGI BEGITU SAJA

SEMUA KU TERIMA APA ADANYA

MATA TERPEJAM DAN HATI MENGGUMAM

DI RUANG RINDU KITA BERTEMU

...this song represent how i am feeling at the moment

JAY OH JAY (i left my heart in Call Center)

sabtu sore tgl 30 sept jam 4 lewat dikit si jay datang ke rumah. ada yang lain dari si jelmaan dewi persik ini. matanya merah kayak ikan busuk. agak bengkak. serem lah pokoknya. rupanya dia lagi terserang sakit mata yang katanya tertular dari bang ridho di kantor. udah lumayan banyak sih agent2 lain yang kena. gak ada rasa khawatir sedikitpun, ya kayak biasanya aku gak ada niat buat jaga jarak dengan dia (nanti nangis pula dia, hehe..). malah dia make kacamata ku buat nyiasati matanya itu. gak lama kami pun pergi ke tukang jahit buat ngambil celana, beli obat tetes mata, trus meluncur ke ramadhan fair buat buka bareng keluarga getha lainnya. oh ya, si jay gak ikutan karena mau buber temen2 kantornya dia, tapi bakalan gabung juga ntar malemnya.

di ramadhan fair, udah nunggu bang andi, roma n dedy minus raka yang katanya lagi kerja (kaidah...).  dan setelah batalin puasa, tebar2 pesona sama yang lewat2 (tetep...) , kurang lebih jam 8-an si jay dateng masih dengan mata merahnya itu. semua kaget dengan keadaan matanya itu. reaksinya ya sama, "ya ampun jay, ngeri kali mata kau..." gitulah kurang lebih.

well, ternyata si jay ini membawa virus yg bukan hanya "dinikmati" dia sendiri. berturut setelah dia, aku, roma n dedy juga akhirnya kena juga. malah aku sama roma lebih parah. bengkaknya lebih gede n  pake acara demam segala. wajar sih, secara malamnya kami sahur bareng di rumahku dan kita barengan untuk waktu yg cukup lama. mana si jay juga tidur di kamarku lagi, ya wajarlah akhirnya kena juga. he spray the virus everywehre...lucky for b'andi yang sama sekali baek2 aja matanya sampe sekarang.

yang gak aku habis pikir. virusnya datang dari kantor tempat aku kerja dulu, tp kok aku masih keimbas juga ya? ya emang ada si jay sih sebagai media yang bawa itu ke aku. secara ya, mantan diva telkomsel, walaupun udah gak diva lagi, tp tetap aja hatinya masih disana, hehehe. well, tx God karena mataku juga udah mendingan kok sekarang (berkat air kencing ajaran b'andi..:p). and for jay, tx for everything ya, cantik kau di neraka..

LIFE IS A CHOICE

hidup memang sebuah pilihan. segala sesuatu harus kita pilih yang mana yang kira-kira baik buat kita. resiko ya otomatis kita tanggung sendiri. bener banget itu.

minggu lalu aku masukin lamaran ke bank danamon dan bank bca. secara udah jadi pengangguran ya mesti rajinlah melamar-lamar ke perusahaan. sehari setelah aku masukin lamaran di bca, pihak HRD-nya langsung manggil tes tertulis tgl 27 sept kemaren  jam 8 pagi. happy? sure i was. berarti ada kesempatan buat kerja lagi dan bakalan stop minta uang sama ortu. sehari sebelum tgl 27 tepatnya tanggal 26, hp ku berdering dan ternyata dari bank danamon yang ngasih info kalo aku di panggil buat tes juga dan yang bikin aku bingung, di hari yang sama aku tes di bca. wadoohh... peniti lah kakaknyah... which one i have to take. pikir punya pikir akhirnya aku mo ngambil tes yang di bca aja, secara posisi-nya jd cs dan katanya bca emang lagi butuh lumayan banyak karyawan. 

pagi jam 7.30 tanggal 27 sept, dalam keadaan agak ngantuk, aku berangkat ke hotel best western asean, tempat tes berlangsung. ada kurang lebih 50 orang yang tes. lumayan kaget juga, karena ternyata banyak dari peserta tes yang baru lulus smu. jam 8.15 tes akan dimulai. sebelumnya kayak biasa ada pengarahan dikit lah dari orang2 bca-nya. dan betapa kagetnya aku kalo ternyata penerimaan karyawan ini bukan untuk karyawan kontrak apalagi karyawan tetap. tapi untuk karyawan MAGANG buat 1 tahun dengan gaji yang gak pantas. itu pun mereka bilangnya bukan gaji, tp uang saku. wasting time banget deh rasanya kesini. bukannya aku sombong, tp gaji segitu emang gak cukup buat aku. mana setelah 1 tahun gak diperpanjang sama sekali. aku langsung ilfil aja tiba-tiba. kuliat jam masih pukul 8.30. yang ada dipikiranku saat itu, gimana caranya supaya bisa secepat-cepatnya ke bank danamon. aku makin kepengen meninggalkan tes karena ada 4 peserta yang langsung saat itu ngundurin diri. ku telp si jay yg kebetulan tes di danamon. nanya ke dia tes disana udh mulai apa belom. n katanya udah mulai. apa mau dikata, kesel banget, tapi ya udah deh. ntar kalo aku cabut ke danamon takutnya gak dikasih ikut tes pula. secara aku berpikir kok sombong banget rasanya ninggalin tes disini. aku pun ikut tes dengan setengah hati, banyak yang gak kuisi. tesnya sih standard banget, gak susahlah. ada yang lucu pas tes berlangsung, ceritanya si ibuk2 cinere yang ngawas komplain ke aku karena tempat pensilku kuletak diatas meja dan nyuruh mindahin ke bawah meja. secara lagi kesal kulantami aja. kubilang ke dia, "buk didalam tempat pensil saya ada hp 2 buah, saya gak mau ngeletak hp saya dilantai..." trus dia diam aja digituin. belom tau dia kalo dia berhadapan dengan mantan diva, hehehe. dasar cinere bodrex. lagian gak ngaruh deh keberadaan tempat pensilku yang gak gede2 amat itu di atas meja itu. aku sih gituin dia karena udah males ngikutin tes selanjutnya. karena jujur aku gak kepengen lulus. bukan apa-apa, ntar kalo lulus kan berarti ada tes lagi, secara aku udah gak minat lagi sama kerjaannya. tapi, kok takut juga kualat nolak kerjaan. akhirnya ya pake prinsip itu, kosongin aja soal-soalnya. i know i was wrong, but i have rights to decide what's good on me and i dont think it was good on me. dan kurang lebih jam 12.30, hasil tes diumumin, i feel glad to find that my name is not on the list. berarti aku gak nolak kerjaan kan? hehehe

sebenarnya yang bikin aku kesel kenapa sih orang bca-nya pas nelp gak bilang ini buat magang. padahal aku udah nanya perihal status karyawannya. dan jawaban mereka waktu itu cuma bilang "ya datang ajalah, ntar dijelasin.." mungkin buat peserta lain hal ini gak masalah. tp gak buatku, aku kan ada tes lagi di tempat lain. nyesel banget rasanya ngorbanin tes di danamon demi bca yang gak seberapa ini. di danamon jelas2 dibuat untuk karyawan tetap. emang sih belom tentu aku keterima, tp paling nggak kan ada kesempatan. mana kata si jay tes-nya juga gak susah amat lagi. tp ya udahlah, things happen for a reason. semua pasti ada hikmahnya. let's find another job, shall we? i think we shall...

In This Life

For all I've been blessed with in this life There was an emptiness in me I was imprisoned by the power of gold With one honest touch you set me free Let the world stop turning Let the sun stop burning Let them tell me love's not worth going through If it all falls apart I will know deep in my heart The only dream that mattered had come true In this life, I was loved by you For every mountain I have climbed And ever raging river crossed You were the treasure that I longed to find Without you love I would be lost Let the world stop turning Let the sun stop burning Let them tell me love's not worth going through If it all falls apart I will know deep in my heart The only dream that mattered had come true In this life, I was loved by you for my soulmate : u know who u r... :)p

TX 4 ALL MY FRIENDS IN CALL CENTER...

Rasanya baru kemaren aku bareng 24 temenku diberi pembekalan atau training di lt 10 ruangan Smile Gedung Bank Danamon untuk jadi seorang Agent Caroline untuk Call Center Telkomsel. Setelah melalui beberapa tes, alhamdulillah aku lulus. Senang banget pokoknya waktu itu. Kayaknya waktu itu Tuhan gak ngizinin aku nganggur lama2. Secaraa aku baru balik dari Perth-Aussie buat ngikutin homestay dari EF, setelah sebelumnya aku sempat kerja selama 7 bulan  di NPC, dan langsung dapat kerjaan baru. Thx dear Loard…

Pagi-pagi jam 7.30 aku dah nyampe sasana (kayak tinju). 12 hari dilalui dengan penuh tawa dan canda. Ketemu teman-teman baru, dikasih materi2 yang lumayan njlimet. Mulai dari masalah tarif, masa aktif kartu, sejarah Telkomsel dan banyak lah pokoknya. Disamping ada juga games2 seru yang asik banget. Dan yang paling seru ada Bang Ade yang sumpah bawain materinya lucu banget. Hmmm…aku melihat ada yang berbakat nih jadi lomedian nih, hehehe…

Akhirnya hari pertama on-line tiba. Jumat 26 Agustus 2006, aku mulai kerja sebagai Agent Caroline. Ingat banget, aku pake baju item2 secara kalo hari Jumat dress code-nya black. Karena anak baru, masih kaku banget lah on-line nya. Belon berani mohon tunggu lama, pokoknya berdedikasi tinggi lah. Oh ya, sblmnya aku  deskripsi kan dulu pekerjaanku. Disini kita melayani pelanggan dari mulai Aceh sampai Lampung, whole Sumatera. Tiap agent punya segmen2 khusus. Jadi kalo agent As yang diterima komplain2 dari pelanggan As, agen simpati ya simpati agen halo ya agen halo. Tp seringnya sih semua call masuk aja tuh. Umumnya sih pelanggan banyak nanya NSP, GPRS, buka blokir, delay M-kios, bayar tagihan halo melalui kartu kredit. Tp masalah laen juga gak kalah bejubel.

Sebenarnya jadi  Agent Caroline itu not as easy as many people think. Temenku pernah bilang “hallaahh… kau tinggal duduk, jawab telpon, itu ajanya… well, you’re wrong. Gak semudah itu lah. As an Agent Caroline, kita harus dituntut sabar, punya product knowledge yang baik mengenai produk Telkomsel, tahan kantuk karena kerja pake shift (buat cowok pake acara jaga malam), pintar berkaidah sama pelanggan (jaringan rusak dibilang padat) dll. Belum lagi penilaian yang banyak dilakukan oleh para orang2 belakang panggung yang mengontrol kualitas on-line, ujian tiap bulan yang batas minimal nilainya naik terus, coaching n conseling. Tingkat stressnya cukup tinggi loh. Udah kita sering dimarahi pelanggan, di maki2, pelanggan iseng yang uh…mau kutampar aja rasanya. Ya resiko kerjaan lah.

Well, gak terasa hari ini hari terakhir aku on-line. Banyak banget hal yang kudapat selama 1 tahun jadi Agent Caroline. Selain pundi2 yang lumayan, meski cuma jadi pegawai kontrak rasanya bangga juga kerja di Telkomsel. Tapi pengalaman  dan kenangan indahnya yang justru suatu hal yang gak mungkin ku dapat lagi. Disini banyak hal indah yang kualami. Untuk pertama kalinya disini aku merasa diterima dan dicintai dengan apa adanya aku. It felt really nice being loved by who I am. I feel like everybody loves me here. (hopefully I was right ya…) pulang jam 1 or jam 2 pagi dengan best driver in the world (bang adek n bang edy, u are rocks…), lingkungan kerjanya yang comfy banget karena rekan2 kerjanya seumuran gitu, jadi serasa di kampus or tempat ngumpul aja.  Aku juga suka ngasih julukan2 gitu sama temenku. Angel “Mario” lelga, lara “shamim” dutta, Maia “fii” kwok, Jackson “deta” perangin-angin, Cut “suhendra” memey,  n banyak lagi deh. Untungnya mereka tau tabiatku gimana, so mereka fine2 aja tuh. Dan yang paling aku suka adalah aku bisa lebih terbuka mengeksprsikan diri tanpa ada ketakutan yang besar dan punya sahabat2 yang ngertiin aku.

Ada Nora si anak TK tempat curhatku (cepat nikah ya cur..)

Ada Suhendra my teddy bear (mak e, segera ko resign, cari le***g kita, nang…)

Ada Dedy adek kesayanganku yang sering aku kasih wajengan (hallahh…)

Ada Joni n Arie, rekan 1 batch n 1 group di AB Three (karena kita apa? Deevaa…)

Ada Nugie si expectoran (kakak bakalan rindu dekk..)

Ada AA alias Taufik yang kalo melihatnya membuat aku ingat liang lahat (udah jadi TL nih ye…)

Ada Desra n Jay yang akhirnya jd sahabat baik ku diluar lingkungan kantor (ke warkop ntar malam kita?)
Banyak lagi lah n gak mungkin kusebutkan satu persatu dan yang pasti gak kan pernah kulupakan.

Ya ampun kok aku rasanya berat ya ninggalin itu  semua? I really gonna miss all my friends here. Sedih banget ninggalin kantor yang udah jadi rumah kedua bagiku. Sedih bgt bakalan jarang ngumpul lagi sama temen2ku yg udah kayak saudara sendiri. Sedih bgt bakalan jarang dipanggil kakak lagi. Sedih banget karena gak jadi Diva Telkomsel lagi (buat Arie selamat menjalankan tugas barumu ya...).

Tuhan, sebenarnya aku berat berpisah dengan sesuatu yang aku cintai. Aku gak yakin untuk kedepannya aku bakal dapat lingkungan baru yang senyaman ini. Segala macam suasana dan atmosphere yang selalu bikin aku tenang. Tapi keluar dari sini kan emang udah jadi sesuatu yang aku rencanain, jadi meski berat, resiko harus aku tanggung sendiri. Aku sadar kok  akan hal itu.
Semua orang di Call Center pasti akan ngalami hal serupa. Cuma beda waktu. Kebetulan waktu-nya aku resign lebih cepat.

Oh ya, makasih banget buat para TL yang udah ngontrol aku, khususnya Kak Rina, Kak Cia, Kak Memes, Kak Meita n Bang Rifzal, yang pernah jadi TL-ku (sorry ya kak/bang kalo Dodi sering nakal n bikin pusing...)

And for all my friends, thank u so much for the past 1 year excepting me as ur friends and loved me by who I am. Aku bener2 nyaman berada di dekat kalian. U are the best people in the world. Just to let you know, I had great time  with you n hopefully u guys feel the same way too. One thing for sure, aku cuma minta pada kalian jangan lupain aku ya, because deep down, I know and I believe that I will never forget great times I had here, I will never forget Call Center and I will never forget  u all my friends here…love you…


  Kak Dodi






Last Night in History

Gosh... i just can't believe that i've come this far. rasanya masih ingat kurang lebih 3 bulan yang lalu aku menghitung-hintung berapa kali lagi bakal kulalui masuk malam yang melelahkan ini. aku juga masih ingat banget waktu pertama kali aku masuk malam tahun lalu. waktu itu aku cuma berpikir gimana caranya supaya gak ngantuk karena bakal awake from 11 to 7. secara pegawai baru ternyata aku melaluinya dengan fun aja tuh waktu itu, gak ngantuk sekalipun. serangan call yang gak ada matinya waktu itu juga gak berpengaruh buat aku. i through that safely. tapi itu kan cerita tahun lalu. masih kemaruk2nya on-line. keadaannya sekarang too way different. dan gak terasa, meski hari ini bukan terakhir on-line, tp hari ini hari terakhir shift malamku. untuk kedepannya sampai dengan tanggal 25 aku gak bakalan jadi 'zombie' lagi. ada rasa lega, secara i will get my normal sleeping time back, tapi deep down, sedih juga. pasti bakal kangen banget dengan suasananya, makan jam 3-nya (kadang suka nebeng makanan Ewin), pulang paginya, sampe dengan menahan kantuk n kesal (kok masih ada sih orang nelp jam segini? iseng pulak). banyak hal yang ku alami selama masuk malam ini. seneng banget kalo kebagian shift malam barengan ma dua sohib Arie n Joni, seru!!. pastilah seluruh call center gak berhenti ketawa dengan kelakuan kami yang gila dan kadang vulgar (lho?). ingat gak seh tragedi goyang patah-patah ala Joni yang tertangkap kamera? ato sandiwara ala Kiki Fatmala? (20 tahun...) dan masih banyak hal lain yg sumpah lucu abis kalo di remind. aduh.. tiba2 kok jadi pengen nangis ya? mungkin gak ya semua itu terulang lagi? well, i don't think so. people change and so does life. semuanya kembali ke dua hal itu aja. tapi yang pasti, i really really gonna miss that beautiful moment...

friday morning 6.19...

shift malam ke tiga yang cukup melelahkan. call gak putus, gak kayak masuk malam bulan lalu. dr jam 1 sampe jam 4 call ku putus, tp hari ini, fweihh... sepertinya keran air gak ditutup neh. tapi ya udahlah, emang kerja aku ngangkat telp dr pelanggan kok (nang mak e??).
sebelum berangkat kerja tadi aku dapat telp dari seseorang yang gak pernah kuduga bakal nelp aku. untung dia nelp dr telp rumah, karena kalo dia nelp dr hp pasti gak bakalan kuangkat, secara sekarang aku udah balik ke habitat lama, kalo ada telp masuk dr no hp yg gak kukenal, bye aja, sampe mati gak bakalan kuangkat. aku sempat nanya ke dia, tumben banget nelp aku. kangen katanya. rasanya hati ini mau copot. aku juga sebenarnya kangen juga, it's been almost a year gak pernah jumpa ma dia. tapi aku udah berjanji, aku gak mau hanyut lagi in such a things, cukup ah merana karena cinta (basi banget deh ah?).
lumayan lama juga sih nelpnya, almost an hour gitu deh. dari pembicaraan itu, akhirnya aku tau kalo dia lagi jomblo. baru putus sama pacarnya 4 bulan lalu (loh?? kok hampir sama dengan aku, hehehe). terus aku bilang ke dia, coba aja kalo punya pacar, mana mau nelp aku. sambil ketawa dia bilang kalo pacarnya bakal geta kalo dia nelp aku. seperti biasa, perdebatan pasti selalu ada setiap kami bicara. mulai dari dia yang setuju dengan RUU Pornografi, secara aku gak setuju. masalah serangan Israel ke Libanon dll. tp ujung2nya ya tetap masalah ikhwal percintaan indah kami dulu (mulai deh mellow...).
aku sih nyadar banget ada niat balik dari dia. meski kata itu belon keluar dari mulutnya. jujur, Tuhan . aku mau!!!  tapi kok aku masih ragu ya? aku takut hal2 yang kuinginkan terjadi lagi. aku takut ini cuma pelampiasannya dia aja. secara dia baru putus dan kayaknya lumayan terpukul karena kisah cintanya itu. atau emang akunya yang ke ge-er an? apa ini jawaban dr doaku selama ini? apa ini balasan baik yang kuterima dari penolakan yg baru kudapat? terlalu berlebihan mungkin kalo aku sampe sholat istiqarah. tapi kalo emang perlu kenapa nggak ya? kita tunggu aja, kalo emang dia serius pasti dia bakal terus telp or sms aku. let's wait and see...